JAKARTA, (PR).- Rektor ITB Kadarsah Suryadi menyayangkan dan turut prihatin atas kejadian yang menimpa Hermansyah (46), alumni ITB yang berprofesi sebagai ahli teknologi informatika. Kadarsah mendukung Ikatan Alumni ITB yang meminta aparat kepolisian segera menangkap para pelaku dan menindaknya dengan proses hukum yang profesional.
"Saya pribadi tidak kenal dengan saudara Hermansyah, karena dia bukan dosen ITB. Jumlah alumni kan sangat banyak, tidak semuanya saya kenal. Tetapi, kejadian itu (pembacokan) memang sangat disayangkan. Saya berharap, polisi mampu mengusut tuntas dan menangkap pelakunya. Bukan karena korban ini alumni ITB, tetapi ini kriminal," ujar Kadarsah di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Senin, 10 Juli 2017.
Ia mengaku, secara lembaga, ITB akan sangat menghormati proses penegakkan hukum. Menurut dia, pendampingan hukum kepada Hermansyah telah dilakukan oleh para alumni.
"Semoga Hermansyah segera pulih dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Kami mempertimbangkan untuk membantu memberikan bantuan hukum (menyediakan pengacara) jika diperlukan," katanya.
Seperti diketahui sebelumnya Hermansyah (46), warga Sukmajaya, Kota Depok menjadi korban penghadangan dan penyerangan orang tak dikenal di Jalan Tol Jagorawi, Jakarta Timur. Hermansyah dikenal sebagai praktisi informasi dan teknologi lulusan ITB yang mempertanyakan keaslian percakapan whatApps Rizieq Shihab dan Firza Husein.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 9 Juli 2017 sekitar pukul 04. 00 WIB. "Korban dan adiknya menggunakan dua mobil dari arah Jakarta bermaksud pulang ke Depok," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Khusus Polresta Depok Firdaus, Minggu siang. Korban saat itu menggunakan mobil Toyota Avanza putih dengan nomor polisi B 1086 ZFT. Ketika melintas Tol Jagorawi, mobil adik korban tersenggol sebuah sedan setelah keduanya saling kejar-kejaran dan memepet.
"Korban berinisiatif membantu adiknya dengan mengejar mobil sedan tersebut," ucap Firdaus. Namun dari arah belakang ada mobil Honda Jazz yang justru memepet kendaraannya. Pengemudinya merupakan teman dari pengemudi sedan itu. "Sekitar KM 6 Tol Jagorawi mobil korban disuruh menepi oleh pelaku, kemudian korban oleh pelaku disuruh membuka pintu," ujarnya.
Setelah turun, korban langsung diserang lima pelaku. Seorang pelaku menggunakan senjata tajam saat menganiaya korban. Para pelaku kemudian melarikan diri. Akibat peristiwa itu, korban terluka dibagian kepala, leher dan tangan.***
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Rektor ITB Dukung Penangkapan Pelaku Pembacokan Hermansyah"
Post a Comment